December 6, 2007

LTE Siap Menggantikan Teknologi 3G

Oleh Lahyanto Nadie

Mobility World Congress 2007 yang berlangsung di Hong Kong 4-6 Desember merupakan salah satu event akhir tahun yang digelar oleh para pelaku bisnis telekomunikasi dunia. Atas undangan Alcatel-Lucent, Bisnis berkesempatan mengikuti kongres tersebut. Berikut laporannya.

Teknologi seluler terus berkembang menelurkan produk inovatif. Salah satunya adalah LTE (long term evolution) yang dapat melakukan download dan upload dari telepon seluler dengan kecepatan ratusan megabite per second.

"Ini merupakan evolusi lanjutan 3G dan disebut-sebut sebagai 4G," kata Dirk Wolter, VP Strategy and Business Development South Asia Alcatel-Lucent Asia Pacific.

LTE yang menjadi salah satu topik pembahasan dinilai akan menjadi produk unggulan masa depan.

LTE disiapkan untuk format jaringan seluler yang kekuatannya jauh melebihi dari pada yang sudah ada sekarang baik 3G, HSDPA (high speed downlink packet access) maupun HSUPA (high speed uplink packet access), karena mampu mengalirkan data hingga 100 Mbps untuk downlink dan 50 Mbps untuk uplink.

Dengan kecepatan fantastis itu, beragam aplikasi bisa dinikmati lebih cepat dan real-time misalnya untuk game online.

"Begitu pun untuk aplikasi lainnya seperti video on demand," tegas Wolter.

Kehebatan jaringan LTE sempat dipamerkan dengan menjalankan game online dengan melibatkan banyak user. Respons dan tampilan gambarnya sangat smooth tanpa ada delay sama sekali.

Dalam perbincangan dengan Bisnis, Abdul Razaque Memon, Director Solution Marketing Application & Multi-core Division Alcatel-Lucent Asia Pacific, menjelaskan LTE sebenarnya sudah dipersiapkan oleh komisi standardisasi 3GPP (third generation partnerhip project) dan menjadi bagian dari spesifikasi 3GPP release 8.

Sejak dua tahun lalu, komisi ini bekerja dan menghasilkan LTE yang mengacu kepada EUTRA (evolved UMT Terestrial Radio Access). Secara teknis, LTE menawarkan perbaikan latency time untuk mengurangi waktu akses ke layanan dan respons jaringan.

"Dari sisi frekuensi, LTE merupakan kelanjutan dari HSPA sehingga tetap memakai frekuensi yang sama dengan UMTS/WCDMA dan membutuhkan bandwidth hingga 20 MHz," ujar Memon.

Komisi 3GPP juga tetap realistis dengan mempertimbangkan aspek komersial. Hampir seluruh operator yang berevolusi ke jaringan HSPA baik HSDPA/HSUPA akan menghabiskan dana investasi yang jauh lebih besar untuk biaya set up dan operasionalnya.

"Itulah sebabnya, berbagai proses seperti migrasi, coexisting, dan cooperation tetap memanfaatkan teknologi yang sudah ada seperti GSM/GPRS dan UMTS," lanjut Memon.

Guna mencapai kecepatan aliran data yang besar, 3GPP menggunakan model arsitektur dan metode transmisi baru untuk LTE.

Revolusi konten

Teknologi LTE tidak menggunakan basis akses WCDMA (wideband CDMA) seperti yang digunakan untuk jaringan 3G di operator GSM. Untuk downlink, LTE menggunakan OFDMA (orthogonal frequency division multiple access). OFDMA saat ini dikenal luas di Teknologi wiMAX dan DVD-T. Sementara itu, untuk uplink LTE mengacu pada teknologi SC-FDMA (single carrier frequency division multiple access) yang dinilai sama bagusnya dengan OFCDMA.

OFDMA menawarkan sistem transmisi data dengan mengefisienkan spektrum yang digunakan.

Mobility World Congress 2007 juga memperlihatkan pesatnya perkembangan pasar iklan melalui handphone yang diyakini akan booming dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama.

Begitu pula dengan perkembangan konten hiburan. Jika Anda melihat orang berkacamata tampak tertegun, tersenyum, tertawa hingga tertawa terbahak-bahak atau justru dengan raut wajah bersedih jangan salah menduga bahwa dia sakit ingatan.

Melalui kacamatanya boleh jadi dia tengah menikmati produk terbaru dari teknologi seluler berupa video atau televisi.

"Anda lihat sendiri kan? Betapa perkembangan produk teknologi seluler akan terus berkembang," kata Memon.

Yang jelas, aneka konten itu akan semakin nyaman dinikmati melalui jaringan LTE. Lalu bagaimana peluang pengembangan LTE di Indonesia? Di mata vendor, Indonesia merupakan pasar yang masih terbuka.

Alcatel, lanjut Memon, terus melakukan penetrasi pasar di Indonesia untuk meningkatkan broadband. Sebab, berdasarkan data November 2007, Indonesia masih tetap jauh tertinggal dalam penggunaan teknologi. Untuk Internet saja, katanya, baru 0,2% dari jumlah penduduk yang menggunakannya.

"Ke depan pasti akan lebih banyak orang yang menggunakan Internet dan itu pasar yang besar dalam industri telekomunikasi," katanya.

Sebagai perbandingan, penduduk India telah 'melek' Internet mencapai 2% dan China 10,5% serta Malaysia 11,5%. Saat ini negara yang penduduknya paling banyak menggunakan Internet adalah Korea yang mencapai 77,9%, disusul Hong Kong 76,3%, Singapura 74,15% dan Taiwan 62,6%.

Sementara itu, Australia telah mencapai 57,3%. "Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, kenaikan 1% saja akan meningkatkan pengguna Internet sangat signifikan dan itu pasar yang besar," kata Memon.

Begitu pun untuk produk lainnya pengguna 3G, Vendor jaringan dan telekomunikasi Alcatel-Lucent telah siap menggelar teknologi wireless masa depan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) di seluruh Indonesia. (lahyanto.nadie@bisnis.co.id)

Sumber : Bisnis Indonesia Online
Tags: , , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

December 5, 2007

Ayo Buka Service Ponsel ! (Sambungan)

Oleh D Iskandar

Spesialis CDMA Lebih Berpeluang

Usaha perbaikan ponselnya bukan tanpa saingan. Untuk mensiasati hal ini, seorang pebisnis perbaikan harus pintar-pintar mencari peluang. Saat ini, spesialisasi perbaikan ponsel CDMA dianggap lebih menjanjikan. "Teknologi CDMA kan masih baru, jadi seluk beluk ponselnya juga belum banyak yang mengambil ceruk ini," tegas Yuyun. AM Cellular sendiri memang khusus menangani perbaikan ponsel khusus CDMA yang berlokasi di Malang Plaza Lantai 3.

Namun demikian, kendala dalam melayani perbaikan ponsel CDMA juga banyak. Salah-satunya ketersediaan suku cadang. Untuk menyiasatinya terkadang harus dengan cara mengkanibal dari ponsel-ponsel lain yang sudah dalam kondisi tidak tertolong. Nah ponsel-ponsel tersebut didapat dari bangkai-bangkai ponsel yang dijual pasar loak.

Jasa perbaikan sendiri dipatok berdasarkan tingkat kesulitan pengerjaan. Untuk kerusakan ringan, paling-paling berkisar antara Rp30 ribu sampai Rp50 ribu. Sedangkan kerusakan yang parah, semisal harus mengganti IC UM, terutama untuk ponsel-ponsel dibawah Rp1 juta ongkos plus suku cadang bisa mencapat Rp200 ribuan.

Mengenal alat service

Untuk membuka usaha perbaikan, Anda tentu harus mengenal perlengkapan yang diperlukan. Diantara sekian banyak alat bantu perbaikan, flasher-lah yang paling banyak berperan. Flasher ini merupakan alat tambahan yang dioperasikan lewat PC.

Alat ini digunakan untuk mendeteksi kerusakan ponsel, memperbaiki kerusakan software sampai upgrade firmware. Kerusakan ponsel sendiri banyak yang disebabkan oleh kerusakan pada bagian logic unit. Dimana salah satunya dipengaruhi oleh software.

Nama Box            Support untuk                Keunggulan     

            
UFS TORNADO    Nokia, Samsung,        Support banyak model
                        LG, Sony, Motorola,    ponsel.
                        Ericsson, SHARP.

MT-Box Nokia     Nokia                        Unggul dalam type BB5.

J.A.F                  Nokia                        Detail dalam proses  
                                                        flashing sehingga dapat
                                                        mempermudah dalam
                                                        perbaikan hardware.

Cruiser               Sony Ericsson,            Specialis Sony Ericsson   
                        LG3G, SHARP               dan support Sony
                                3G                    Ericsson type lama.

SEToot                Sony Ericsson,            Specialis Sony Ericsson  
                            LG3G, SHARP        dan mudah dalam
                                3G                    pengoperasiannya.

Martech                SIEMENS                Specialis SIEMENS 

      
UST-PRO2           Samsung dan            Specialis Samsung.   
                            LG3G

Sumber : Dwi Mingguan Pulsa

 

Tags: , , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

November 30, 2007

Warning !!! : Ponsel Meledak Tewaskan Satu Orang


SEOUL - Seorang warga Korea ditemukan meninggal dengan sebuah ponsel hangus di dalam kantong bajunya. Disinyalir ponsel tersebutlah yang menyebabkan ia tewas.

Laki-laki berusia 33 tahun yang dikenal dengan nama Suh ini ditemukan tewas di tempat kerjanya. Ia bekerja sebagai operator perangkat hidrolik. Menurut keterangan polisi, ia ditemukan tewas dengan sebuah ponsel hangus di dalam kantong bajunya. Hal ini memberikan prediksi kepada polisi bahwa ia tewas dikarenakan ponsel tersebut meledak.

"Suh tewas dengan luka dalam yang terdapat di sisi kiri dadanya, dekat dengan posisi ponsel tersebut," ujar seorang dokter forensik di rumah sakit nasional Chungbuk, seperti dikutip Cellular News, Kamis (29/11/2007).

Diketahui bahwa ponsel tersebut bermerk LG, vendor perangkat elektronik asal Korea Selatan. Namun pihak LG mengatakan bahwa selama ini perusahaan selalu menggunakan baterai jenis lithium polimer

"Berbeda dengan baterai jenis lithium ion, baterai jenis lithium polimer dijamin tidak akan mudah meledak," ujar pihak LG melalui sumber yang sama.

Beberapa analis mengira bahwa kecelakaan tersebut hampir sama dengan yang terjadi pada bulan Juni lalu. Sebuah ponsel meledakkan dan menewaskan seseorang pekerja karena kondisi lingkungan kerja yang cukup panas dan mengakibatkan ponsel tersebut mengalami overheat. (srn)


Sumber : Okezone

Tags: , , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

November 28, 2007

Tata Teleservices Gandeng Opera Mini kembangkan mobile web di India

Oleh philry4n

Opera Software, satu-satunya perusahaan yang menempatkan Web di semua jenis device/gadget,mengumumkan inisiatifnya dengan Tata Teleservices Ltd untuk menyediakan Opera Mini pada ponselnya yang berteknologi BREW. Browser revolusioner ini akan tersedia pertama kali pada Huawei C2900i, salah satu ponsel berteknologi BREW yang populer.

Tata Teleservices Ltd adalah salah satu penyedia jasa telekomunikasi terbaru di India yang bertumbuh sangat cepat, basis pengguna yang dimiliki mencapai 20 juta orang.

Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Opera dan Tata Teleservices Ltd. Tersedianya Opera Mini pada ponsel berteknologi BREW adalah yang pertama kalinya dan menandai terjunnya Opera masuk ke pasar seluler India. Tata Teleservices Ltd telah menyediakan pengalaman bagi penggunanya untuk mengakses internet yang menggunakan bahasa lokal sepeerti Hindi.

Riset yang dilakukan oleh Gartner menyebutkan bahwa Pasar seluler India akan mengalami pertumbuhan yang cepat dan signifikan, pendapatan seluler diramalkan akan meninggkat lebih dai 18 persen setiap tahun dalam lima tahun mendatang. Pendapatan seluler dari transfer data diharapkan untuk mengalahkan pertumbuhan pendapatan dari suara (telepon) dan berkontribusi lebih dari seperlima total pendapatan tahun 2001, berlipat ganda tiap tahun.

Laporan dari Telecom Regulatory Authority of India, lembaga pengawas telekomunikasi di India menyatakan bahwa jumlah pengguna seluler di India yang melakukan koneksi internet melalui ponsel telah berlipat ganda dalam setahun - menjadi 38 juta dari hanya 16 juta pengguna.

Opera Mini, browser ponsel paling populer di Dunia, akan melengkapi pertumbuhan ini dengan memberikan akses Web secara penuh kedapa pengguna, yang memungkinkan mereka untuk berseluncur ke situs favorit, melakukan mobile blogging dan situs jejaring sosial di ponsel. Opera Mini juga akan mendukung halaman web yang menggunakan bahasa lokal seperti : BBC Hindi, Dainik Bhaskar dan lainnya. Selain mendukung akses konten Web, Opera Mini menyediakan bookmarks, akses secure ke email dan online banking.

"Kami memberikan pengalaman browsing di ponsel terbaik di Dunia ke India dan adalah operator pertama yang menyediakan pengalaman ini untuk konsumen India. Mobile Web pada ponsel yang terjangkau akan membuka kekuatan internet untuk basis user yang besar, dalam bahasa yang mereka pilih. Kemampuan CDMA Tata Indico yang superior, didampingi oleh kemampuan unik Opera Mini, akan memberikan penglaman browsing yang menyenangkan kepada pelanggan kami," menurut Pankaj Sethi, President, VAS & Enterprise Marketing, Tata Teleservices Ltd.

"India selalu menjadi pasar yang penting bagi Opera dan kami sangat gembira dapat bekerja sama dengan Tata Teleservices untuk menawarkan kekuatan penuh Internet kepada pelanggan seluler di India. Fokus Opera pada inovasi adalah yang membedakan Opera di pasar saat ini. Opera Mini baru untuk teknologi BREW jelas memperlihatkan visi dan komitmen Opera untuk menyediakan penglaman web browsing yang luar biasa bagi pelanggan seluler di Indonesia," menurut Jon von Tetzchner, Chief Executive Officer, Opera Software.

"Opera Mini memberikan kekuatan pencarian secara kontekstual secara instan. Bagian terpenting adalah Opera Mini tetap membuat biaya transfer data tetap rendah dan memberikan pengalaman browsing seperti pada komputer biasa. Opera Mini sangat simpel dan cepat sehingga Opera Mini merupakan pengalaman internet terbaik… dan saya kecanduan!" menerut Kiran Menon, penggemar dan pengguna Opera Mini dari Bangalore India.

Opera Mini menggunakan proxy server untuk memproses halaman web sebelum mengirimkannya ke ponsel. Konten web dikompres untuk mengurangi jumlah transfer data sehingga browsing terasa lebih cepat. Membawakan pengalaman browsing di komputer, Small Screen Rendering (SSR) milik Opera Mini melakukan re-format halaman Web agar tampil pas di lebar layar ponsel. Selain itu, Opera Mini juga menyediakan "Desktop Mode" untuk mengakses situs secara penuh dan melebar. Opera Zoom membuat user dapat melakukan navigasi secara bebas untuk mengkases konten. Sebagaimana halnya Opera pada platform lain, Opera Mini dikembangkan dengan mementingkan kecepatan dan telah terukur dua kali lebih cepat diantara pesaingnya.

Sumber : http://www.opera.com/pressreleases/en/2007/11/22_2/


——————————————————————————

Me : Baca berita ini membuat iri, Operator telekomunikasi dan media India sepertinya lebih sadar Opera daripada negara kita. Pada saat peluncuran Opera Mini 4 kemarin, Opera telah mengirimkan press release ke media-media Indonesia, tapi saya belum melihat feedback yang baik dari media kita (kritik saya bila saya salah). Bila dilihat dari pertumbuhan user di my.opera.com yang berdomisili di Indonesia terlihat
perkembangan signifikan sejak Opera Mini 3 diperkenalkan. Opera Indonesia pun mendapatkan imbas yang baik dari Opera Mini, saya yakin banyak anggota Opera Indonesia yang menggunakan Opera Mini sebagai browser utama. Tersedianya Opera Mini berbahasa Indonesia rupanya belum menggerakkan hati Operator dan Media di Indonesia…

Pertanyaannya sekarang, Operator Telekomunikasi mana yang akan menggandeng Opera Mini di Indonesia?
Telkomsel? Indosat? Excelcomindo? Fren? Bakrie Telecom? Three Indonesia? NTS? atau tidak ada…
Lalu Kolom teknologi media kita yang mana yang akan mengulas Opera Mini?
Apabila anda merupakan perwakilan dari Operator Telekomunikasi, Media atau penyedia konten dan ingin mengetahui bagaimana Opera Mini dapat membantu bisnis anda? Lihat di:

http://www.opera.com/contact/business/
Untuk Humas hubungi : http://www.opera.com/contact/form/

Untuk pertanyaan-pertanyaan basic/dasar mengenai Opera Mini dan Opera secara umum, anda bisa menghubungi saya bila anda lebih nyaman menggunakan Bahasa Indonesia.

Ryan Octavianus
Blog Personal
Blogger di : Opera Indonesia
Contact : philry4n [at] yahoo [dot] com
Tags: , , , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

November 26, 2007

Ayo Buka Service Ponsel !

Oleh D Iskandar

Ponsel termasuk barang elektronik yang paling rentan atau mudah rusak. Kerusakan itu biasanya banyak disebabkan karena kesalahan pengguna. Contoh yang paling banyak menyebabkan kerusakan ponsel adalah terkena air, jatuh atau terbentur.

Untuk kasus-kasus yang disebabkan oleh pemakainya, tentu saja masa garansi tidak akan berlaku. Pilihannya ada dua, tetap diperbaiki di pusat perbaikan resmi walau garansi tidak berlaku atau diperbaiki di jasa perbaikan tidak resmi.

Lalu apa bedanya? Yang jelas selama ponsel itu masih bisa diperbaiki, Anda tetap dikenakan biaya. Bedanya, di pusat perbaikan resmi lebih terjamin. Sebab didukung oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Tentu dipersenjatainya juga dengan alat-alat standar pabrikan.

Tapi bukan berarti jasa perbaikan ponsel tidak resmi tak bisa diandalkan. Bahkan soal harga, jauh lebih murah ketimbang biaya yang harus dikeluarkan ketika mereparasi ponsel di tempat perbaikan resmi. Jadi, jangan heran jika banyak penggua ponsel yang menyerahkan perbaikan ponselnya di bangkel tidak resmi.

Hal itu juga yang mendorong maraknya penjaja jasa perbaikan ponsel. Pasalnya keuntungan dari jasa perbaikan ini lebih besar ketimbang berjualan ponsel.

Ari, pemilik Aqilla Cell dibilangan Jagakarsa Jakarta Selatan, mengaku bahwa dari tiga bisnis utama, berjualan ponsel baru, bekas dan jasa perbaikan, yang terakhirlah dinilai memberi keuntungan yang lebih baik. "Soal keuntungan, jasa perbaikan memang lebih besar dari pada keuntungan berjualan ponsel," kata dia.

Tapi, lanjut pria yang mengawali bisnisnya sejak 2003 ini, resikonya pun tetap sebanding. Dia mencontohkan, ketika mendapatkan ponsel dalam keadaan no signal (istilah kerusakan ponsel yang tidak dapat menangkap sinyal-red), dan dalam proses pengerjaannya malah jadi lebih parah atau sampai mati total, maka ponsel tersebut harus dikembalikan ke posisi semula. " Jadi kadang harus keluar biaya," tegasnya.

Untuk menjalankan bisnis perbaikan itu menurut dia harus pintar-pintar menggaet pelanggan. Salah-satunya dengan memberi pelayanan yang memuaskan. "Bisnis perbaikan ponsel adalah bisnis kepercayaan," tambah dia.

Sedikit tips dari Ari yang sudah memiliki tiga konter ini, untuk terjun ke perbaikan ponsel tidak boleh tanggung-tanggung. Sebab modalnya pun tidak sedikit. Jadi daripada terlanjur membeli perlengkapan perbaikan yang mahal dan ternyata mandeg, lebih baik urungkan saja niatnya.

Alat perbaikan ponsel memang tidak bisa dibilang murah. Sebagai modal awal setidaknya harus menyiapkan uang setidaknya Rp8 juta. Uang segitu digunakan untuk membeli komputer, perangkat upgrade, serta alat-alat solder.

Itu pun masih kurang. Menurut Philip, Manager Marketing Pusat Pelatihan Teknisi Ponsel Vim Vidi Vici (V3), pelaku perbaikan juga harus dibekali dengan alai-alai ukur yang memadai.

Alat itu diantaranya, frequency counter (pengukur frekuensi), dan osciliscop. Dua alai ukur itu sekarang sudah bisa dibeli seharga Rp3 juta. Dulu memang lebih mahal, kata dia.
Kedua alat itu berguna untuk membantu mendeteksi kerusakan ponsel. "Jadi tidak asal tebak atau coba-coba mencari penyebab kerusakan," jelasnya.

Masih menurut Philip, prospek perbaikan ponsel masih terbuka luang terutama untuk daerah-daerah diluar Jakarta. V3, sendiri memiliki banyak murid yang berasal dari luar Jakarta. Jumlahnya rata-rata hampir separuh. Terutama yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

SDM Paling Penting

Pelaku perbaikan ponsel harus memiliki keahlian dibidangnya. Meskipun keahlian itu bisa didapat dari kursus atau otodidak belajar dari pengalaman. Ari misalnya, sebelum memiliki anak buah, dia sendiri yang mengerjakan perbaikan ponsel. Tapi karena order perbaikan yang makin banyak, dia merekrut pegawai baru.

Pegawai yang direkrutnya pun tentu tidak langsung bisa diandalkan. Pengalaman Ari, dia sendiri yang mengajarkan teknik-teknik perbaikan kepada pegawainya. Sampai dia dianggap mahir.

Meski begitu, menurut Philip, ketersediaan SDM untuk direkrut sebagai tukang perbaikan sudah banyak. Tapi untuk membayar SDM yang mahir tentu tidak murah.

Menurut Philip, gaji seorang tukang perbaikan ponsel berkisar mulai dari UMR hingga Rp 3juta per bulan.

Rp3 juta yang dimaksud didapat dari sistem bagi hasil. Seorang yang sudah mahir biasanya mereka menginginkan sistem bagi hasil, diluar gaji yang sudah disepakati.

Hal itu juga sejalan dengan Maryuhentri Wintoko, pemilik jasa perbaikan ponsel AM Cellular di Malang Jawa Timur. Pria yang akrab dipanggil dengan Yuyun ini saat ini telah mempekerjakan tiga pegawai.

Prosentase keuntungan yang ditetapkan tergantung dari kesepakatan awal. Yuyun sendiri menerapkan prosentase 70:30. Prosentase tersebut diambil dari ongkos jasa perbaikan, diluar biaya pembelian komponen. Prosentase terbesar tentu hak pemilik modal. Menurut dia, sistem bagi hasil lebih fair. (Bersambung…)

Sumber : Dwi Mingguan Pulsa
Tags: , , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit