BAGI sebagian orang, internet sudah menjadi kebutuhan, mulai dari sekadar membaca berita yang disajikan oleh beberapa situs media sampai pada kepentingan bisnis seperti melakukan transaksi jual-beli. Seiring dengan perkembangan teknologi dan bisnis telekomunikasi yang kian mengarah kepada standar mobile, internet pun kini tidak lagi bisa digunakan secara statis dan diam di satu tempat. Era Mobile internet pun sudah berlangsung, di mana orang bisa berkoneksi ke internet di mana pun dan kapan pun.
Harus diakui, operator seluler yang menyediakan jasa layanan akses mobile internet masih belum menerapkan tarif yang murah, sedangkan kualitas akses juga masih ”payah”. Meski demikian, para pengguna internet patut optimistis dan tetap berharap, dengan kian ketatnya persaingan tarif antaroperator bisa berdampak pada kian murahnya tarif mobile internet.
Jaringan operator
Beberapa waktu yang lalu barangkali GSM-lah yang mendominasi layanan internet di tanah air dengan layanan via jaringan GPRS, EDGE, 3G, dan HDSPA. Namun, kini operator CDMA pun mulai unjuk kemampuannya dengan jalur koneksi via CDMA2000 1x dan CDMA2000 1x EVDO.
Di jalur GSM, nama-nama besar operator macam XL, Telkomsel, Indosat, dan 3 (tree) berlomba-lomba menawarkan layanan internet. Sementara di jalur CDMA, nama Fren Mobile 8, Bakrie Esia, Indosat StarOne, Sampoerna, dan Telkom Flexi tak mau kalah mulai mempromosikan kemampuan yang dimilikinya.
Fitur dan layanan
Hingga sekarang, meski jumlah pengguna telefon seluler sudah mencapai angka 90 juta, namun hanya sedikit yang sudah ngeh dengan teknologi dan berbagai kelebihan yang ditawarkan dari produk yang dibelinya. Selebihnya, orang masih awam terhadap perangkat komunikasi yang mereka beli. Bagi yang membeli dan menggunakan perangkat berteknologi GSM, masih banyak yang belum tahu bahwa di dalam perangkat tersebut terdapat fasilitas untuk koneksi data via GPRS, EDGE, 3G, dan HSDPA. Demikian pula yang membeli perangkat berteknologi CDMA, tak paham bagaimana menggunakan fasilitas koneksi data via CDMA2000 1x dan CDMA2000 1x EVDO.
Padahal, ketersediaan fitur-fitur tersebut sangat menentukan seberapa tinggi teknologi yang digunakan oleh perangat tersebut, terutama dalam hal koneksi data via internet. Ketersediaan fitur-fitur layanan itu pula yang menjadikan perbedaan antara perangkat komunikasi yang satu dengan yang lainnya. Misalnya sebuah telefon seluler (cell phone) yang telah terpasang fitur 3G atau HSDPA akan lebih mahal dengan yang hanya terpasang koneksi data GPRS.
GPRS
GPRS (General Packet Radio Service) adalah suatu layanan non-voice yang memungkinkan informasi ini dikirimkan dan diterima melalui jaringan telefon mobile. Dengan teknologi GPRS, kita dapat mengakses semua layanan mobile dan internet di mana pun berada. Dengan teknologi GPRS, transfer data berbasis internet dan berbasis paket data dapat dilakukan kapan saja dengan kapasitas bandwith yang cukup besar. Bentuk content yang dapat ditransfer berupa SMS, Enhanced Messaging Services (downloadable item), e-mail, dan beberapa konten multimedia.
EDGE
EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution) merupakan salah satu standar untuk wireless data yang diimplementasikan pada jaringan seluler GSM dan merupakan tahapan lanjutan dalam evolusi mobil menuju mobile multimedia communication. Metode transmisi data yang teknologi ini 2-3 kali lebih cepat dari GPRS dengan kecepatan transmisi 126 kbps dan menjadi sebuah teknologi dengan transmisi data paling cepat yang saat ini beroperasi di Indonesia. Bahkan menurut GSM World Association, EDGE ini juga bisa mencapai kecepatan hingga 473,8 kbps. Dengan teknologi ini, segala proses yang berhubungan dengan transfer informasi/data bisa dilakukan dengan sangat cepat.
3G (UMTS)
3G (UMTS/Universal Mobile Telecommunications System) adalah teknologi generasi ketiga dari dari telefon mobile, atau kadang disebut dengan W-CDMA atau 3GSM. 3G juga disebut-sebut sebagai cikal bakal telekomunikasi masa depan. Keunggulan utamanya yaitu dengan kecepatan supertinggi hingga 2,6 Mbps memperlihatkan bahwa teknologi 3G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya macam GPRS. Keuntungan lainnya yaitu sambungan langsung ke jaringan internet internasional ataupun lokal.
Apa yang tak mungkin bisa dilakukan oleh layanan sebelumnya, dengan 3G jadi serba mungkin. Misalnya, bisa melakukan komunikasi sambil bertatap wajah di layar telefon seluler (video call), membaca halaman internet secara cepat, menonton tayangan TV ,atau klip video.
CDMA2000 1x dan CDMA2000 1x EVDO
CDMA 2000 1x merupakan teknologi 3G yang memiliki kemampuan transfer data berkecepatan tinggi sampai dengan 230 kbps. CDMA 2000-1X memiliki kemampuan transfer data maksimum sebesar 153 kilobit per detik (kbps) dengan throughput mobile 60 kbps-80 kbps. CDMA 2000-1X mampu mengakses layanan yang membutuhkan kecepatan transfer data yang tinggi seperti mengirim e-mail dengan lampiran file teks atau gambar berukuran besar. Ia juga bisa digunakan untuk surfing di Internet, melakukan transaksi perbankan, dan lain sebagainya.
Meski CDMA 2000-1X sedang dikembangkan dan disambut oleh para operator selular, kini sudah dimunculkan versi CDMA 2000 1x EVDO yang mampu mengirim data sampai 2,4 Mbps dengan throughput mobile antara 490 kbps sampai 600 kbps. Ini berarti kapasitasnya sama dengan kemampuan layanan DSL (digital subscriber line) yang digunakan untuk telefon tetap dengan jaringan serat optik. Dengan kapasitas sebesar itu, CDMA 2000 1x EVDO dapat mendukung aplikasi yang memakan bandwidth (pita lebar) sangat besar seperti download file besar, video streaming untuk menonton videoklip, maupun menonton siaran langsung macam acara sepak bola.
Hadirnya beragam teknologi transmisi data yang ditawarkan tentunya sangat menguntungkan konsumen pengguna transmisi data macam internet. Meski demikian, tentunya tak bisa dimungkiri, layanan telekomunikasi yang dibutuhkan ialah ketersambungan tanpa batas yang aplikatif dengan layanan telekomunikasi yang benar-benar dianggap murah, cepat, jangkauan luas, pelayanan, serta tawaran plus-pluslah yang akhirnya menjadi pilihan. (A. Andrian).***