December 14, 2007

Isi Ulang Baterai Tanpa Colokan

Cukup letakkan di Alas Ajaib

                                Cukup letakkan di Alas Ajaib

Jika Anda termasuk Gadget freak yang punya seabreg perangkat genggam, dari ponsel hingga MP3 player yang berbeda, isi ulang baterai mungkin kegiatan yang paling merepotkan. Betapa tidak, saat semuanya hampir habis dan harus diisi ulang bersamaan, berapa colokan yang harus dibutuhkan ?

Solusi yang ditawarkan seperti yang dikutip dari WildCharger oleh rileks.com, mungkin sangat berguna. Dengan perangkat ini, isi ulang baterai lebih dari satu perangkat elektronika tidak membutuhkan banyak colokan ( stop contact ). Cukup letakkan alat elektronika ke atas ’alas ajaib’ yang disediakan untuk mengisi ulang baterainya.

Alas tersebut cukup untuk mengisi baterai lima alat elektronika secara bersamaan. Artinya hanya satu colokan yang dibutuhkan yakni dari ujung kabel alas tersebut. Namun, sampai saat ini agar baterai dapat terisi ulang, pada setiap alat elektronika harus ditambahkan bungkus khusus yang bentuknya menyesuaikan dengan penutup baterai.

Efisiensi pengisian listrik bisa dikatakan sempurna alias 100 persen. Selain itu, tidak ada radiasi gelombang elektromagnetik yang membahayakan sekitarnya. Teknologi ini telah dikembangkan sejak tahun 2001 dan saat ini menjadi satu-satunya penyedia solusi seperti ini.
Alas Ajaib Pengganti Colokan

        Alas Ajaib Pengganti Colokan

Alasnya dijual seharga 60 Dollar AS atau sekitar Rp 564.000 sedangkan bungkus baterai dijual antara 30-35 Dollar AS (Rp 282.000-Rp 329.000). Untuk sementara, model ponsel dan alat elektronika yang telah didukung yakni Motorola RAZR, iPod Nano, Blackberry, dan iPhone.

WildCharger telah memenangkan banyak penghargaan inovasi di seluruh dunia. Misalnya, Penghargaan Inovasi terbaik di International Consumer Electronics Show 2008 dan Penemuan Terbaik Tahun 2007 versi Majalah Time.

Ke depannya, Presiden WildCharge, Izhar Metzkevich, berharap produsen-produsen alat elektronika dan industri pendukungnya menyerap teknologi yang telah dikembangkan perusahaannya itu sejak lantai produksi. Beberepa perusahaan dilaporkan sudah tertarik untuk membenamkannya ke dalam produk elektronika sebelum dilempar ke pasaran. (W/ly)

Sumber : Rileks.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

November 1, 2007

Fungsi Komponen Ponsel

Semua Fungsi komponen Telepon Selular/Ponsel

ANTENA
Fungsinya sebagai Penangkap dan Pemancar Gelombang Signal yang diterima oleh Pesawat Telepon Selular/Ponsel


SWITCH ANTENA
Fungsinya sebagai Duplixer / Pemisah antara Signal RX (Penerimaan) dengan Signal TX (Pemancaran), dan bisa juga disebut sebagai Terminal pada Pesawat Telepon Selular


FILTER RX
Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang diinginkan / yang akan diterima, agar sinyal menjadi lebih bersih yang akan diterima oleh Pesawat Telepon Selular

PENGUAT RX (Transistor)
Fungsinya Sebagai penguat frekwensi penerimaan yang telah disaring oleh Filter RX sebelum diproses lebih jauh oleh Pesawat Telepon Selular/Ponsel

IC RF PROCESSOR
Fungsinya Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX(keluar), agar setiap bagian dapat bekerja baik, Komponen ini terdiri dari beberapa bagian seperti : IF, MIXER, OSCILATOR, DETECTOR, ENCODER, DECODER, AFC, TONE FREQUENCY, SQUELCH

VCO (Voltage Control Oscilator)
Fungsinya : Sebagai Oscilator / Pembangkit frekwensi yang akan dikirim melalui bagian TX (Pemancaran) dan memeriksa Frekwensi yang masuk melalui bagian RX (Penerimaan) agar tetap sama dengan yang di pancarkan. Dan juga untuk mengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.

FILTER TX
Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang akan dikirim atau di pancarkan sebelum diperkuat lagi oleh komponen lain yang terdapat di dalam Pesawat Telepon Selular

IC P.A (Power Amplifier)
Fungsinya Sebagai penguat Akhir signal yang akan di pancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat didalam Pesawat Telepon Selular

POWER DETECTOR
Adalah transistor yang mendeteksi, kuat lemahnya Signal dan mengirimkan data kepada CPU untuk diolah dan kemudian memberikan data keseluruh komponen terkait, Khususnya dengan Hardware yang berkaitan dengan Signal

IR T/R Dioda
Sebagai pemancar dan penerimaan frequency data dengan menggunakan cahaya infra merah, digunakan untuk mengiring dan menerima data aplikasi software, tanpa perlu kabel data.

Bluetooth
Komponen ini pemancar dan penerimaan frekuensi data dengan menggunakan gelombang radio atau gelombang frekuensi dengan fungsi-fungsi yang sama dengan infra red

SPEAKER
Suatu alat untuk keluarnya suara yang sebelumnya hanyalah getaran listrik dan diubah menjadi suara dengan melalui IC Audio, yang diterima oleh CPU untuk mengeluarkan suara yang terdapat dalam Pesawat Telepon Selular

MICROPHONE
Suatu alat untuk berbicara dan cara kerjanya ialah mengubah getaran suara menjadi getaran listrik agar suara yang diterima bisa diproses oleh komponen Pesawat Telepon Selular lainnya


SIM CARD
Identitas diri dari setiap Pesawat Telepon Selular yang sedang aktif tergantung dari provider sim card yang digunakan, dengan cara diproses oleh CPU yang terdapat dalam Pesawat telepon Selular

C.P.U
Pusat pengolahan data yang terdapat pada seluruh elemen atau komponen yang bekerja didalam Pesawat Telepon Selular seperti memerintah komponen terkait untuk bekerja sesuai kebutuhan dan dapat menerima informasi dari masing – masing komponen Contoh : Memerintahkan IC Power Supply untuk mensupply Tegangan/ arus keseluruh bagian Pesawat Telepon Selular, memerintahkan LCD untuk menampilkan Aktifitas pada Pesawat Telepon Selular, memerintahkan IC Flash untuk menyimpan data dan mengeluarkannya pada saat dibutuhkan, memeriksa data dari Sim Card yang masuk melalui IC Power Supply, menerima perintah data dari Keypad untuk di proses.

RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)
Menyimpan data sementara dan membantu kinerja CPU.semakin besar kapasitas RAM semakin baik kinerja CPU.

IC FLASH
Adalah tempat penyimpanan Data pada Pesawat Telepon Selular, yang sifatnya sementara karena datanya dapat dirubah ataupun ditambah

EEPROM
Tempat penyimpanan data utama yang permanent atau data pabrik, dan bekerja tidak dengan ada atau tidak adanya arus listrik pada ponsel, karena mempunyai daya listrik tersendiri. Sedangkan letaknya terdapat pada IC AUDIO
IC REGULATOR
Untuk mengatur tegangan, agar dapat diatur sesuai kebutuhan masing-masing komponen terkait, dan juga sebagai pengkontrol dari IC Charging yang dikendalikan oleh CPU.

IC CHARGE
Komponen yang bekerja secara otomais pada saat pengisian dan kerjanya hanya untuk mengisi tegangan battry yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Regulator

IC AUDIO
Fungsinya Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, diperkuat dan diteruskan ke Speaker, memperkuat getaran suara yang telah dirubah Mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah dari CPU dan Pada IC Audio juga terdapat PCM ( Pulse Code Module ) dan EEPROM yang berfungsi membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan Imei Ponsel juga menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti : Imei, Phone Code, Sec.Code

LCD (Liquit Cell Disply)
Komponen ini berfungsi sebagai alat yanga akan menampilkan semua kegiatan / aktifitas dari pada Pesawat Telepon Selular

Key Pad
Komponen ini berfungsi sebagai alat yang memberikan perintah data kepada CPU untuk di proses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang terkait dalam Pesawat Telepon Selular

IC Interface
Fungsinya sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh CPU untuk Vibrator, Buzzer, lampu dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam Pesawat Telepon Selular

Battery
Fungsinya sebagai Sumber Arus listrik / Tegangan yang diperlukan untuk memberikan arus listrik kepada Pesawat Telepon Selular
FLEXIBLE
Fungsinya sebagai penghubung antara komponen satu dengan komponen lainnya

Written by Wawan Syahroni


Sumber : SalmatechMedia (Fajar)

No Tags

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

March 11, 2008

Samsung YP-S5 Tonjolkan Bluetooth dan Conference Call



BERLIN - Pilihan ponsel sekaligus pemutar musik digital kini begitu banyak dan variatif bagi konsumen, hanya saja semua bergantung pada selera calon pembeli. Samsung coba menyuguhkan yang berbeda dengan menonjolkan kualitas suara yang jernih. Kali ini ia memperkenalkan YP-S5.

Didukung dengan loudspeaker dan earphone generasi terakhir Samsung, sound audio yang dihasilkan mampu mencapai 1500 mW. Jika kekuatan tersebut masih terasa kurang, Samsung menyediakan Bluetooth untuk dihubungkan dengan sistem audio ekstra yang compatible.

Tidak hanya itu, Bluetooth YP-S5 juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana streaming audio nirkabel yang lengkap dengan volume control, file transfer, dan handsfree dari perangkat digital lain.

Hal menarik lainnya, seperti dilansir CNET, Senin (10/3/2008), adalah conference call via speakerphone, yang mana teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan konferensi besar yang efisien hanya dengan streaming audio. Didukung baterai Lithium Polimer, pengguna tidak perlu kuatir dengan durasi aktifnya ponsel ini, karena Lithium Polimer dikenal kuat, aman, dan tahan lama.

YP-S5 yang berdimensi 9,6 x 4,65 x 1,48 cm dan berat 85 gram ini mengadopsi teknologi DNSe 2.0, yakni teknologi yang mampu "menyulap" gelombang suara bernuansa konser layaknya di sebuah teater. Selain itu, YP-S5 pun mampu menayangkan klip-klip di layar TFT 1,8 inci dengan resolusi 176 x 220 pixel.

Fitur lain Samsung YP-S5 berkapasitas 8GB ini hampir sama dengan ponsel-ponsel lainnya teknologi terkini kompetitornya, seperti pemutar radio FM, perekam radio FM, flash game, alarm, wallpaper, clock, equalizer, serta voice recorder. Mungkin yang membedakan dua program milik Samsung, Text Editor, dan JPEF-Fotoviewer.

Sumber : Okezone

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

December 25, 2007

Uang Digital, dari Ponsel dan Kartu RFID

Oleh AW Subarkah

Pada dasarnya uang digital bukanlah pulsa meski transaksi bisa menggunakan telepon seluler, dan juga bukan kartu kredit meski bisa membayar pas. Secara maya, uang itu bisa digunakan untuk membeli barang, termasuk membeli pulsa dan membeli uang kontan.

Meski bukan yang pertama, uang digital masih fenomenal bagi negeri ini. Sementara itu, di Jepang atau di negara maju lain, atau bahkan negara seperti Filipina dan Afrika Selatan, penggunaan uang digital sudah menjadi hal yang biasa.

Dengan uang digital, orang bisa membayar tarif tol secara otomatis. Orang juga bisa berbelanja tanpa mengeluarkan uang atau kartu kredit. Semua dibayar pas dan tidak perlu takut mendapatkan pengembalian berupa uang receh atau bahkan permen.

Meski demikian, tidak mudah bagi PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) untuk merintis penggunaan uang maya ini. Sebab, selain harus melakukan sosialisasi dan membangun sarana pendukungnya, perangkat hukum mengenai hal itu juga tidak kunjung disetujui wakil rakyat.

"Di Jepang berkembang karena di sana semuanya memang sudah serba elektronik, sedangkan di negara seperti Afrika Selatan lebih karena alasan keamanan, tidak perlu membawa uang ke mana-mana," kata Kiskenda Suriahardja, Direktur Utama Telkomsel, dalam percakapan dengan wartawan beberapa waktu lalu.

Pihak operator seluler ini sudah melakukan kick-off layanan baru yang mereka sebut T-Cash atau Telkomsel Cash bulan lalu. Dalam rintisan ini Telkomsel bertindak sebagai integrator, sekaligus penyedia layanan yang didukung Bank Indonesia (regulator), bank-bank sebagai penyimpan dana, dan penjual barang maupun jasa yang saat ini sudah bisa melayani adalah Indomaret dan Modern Foto.

Layanan T-Cash ini selanjutnya akan diperluas ke bidang usaha seperti supermarket, pusat perbelanjaan, angkutan umum, vending machine (mesin penjaja), rumah sakit, toko buku, restoran, dan pompa bensin.

Dompet digital

"Pada prinsipnya ada dua cara yang kami kembangkan, yaitu dengan menggunakan kartu dan aplikasi melalui telepon seluler, meskipun fokus pengembangan kami sekarang ini adalah aplikasi dengan ponsel," kata Bambang Supriogo, VP Mobile Commerce PT Telkomsel, dalam percakapan dengan Kompas, Rabu (19/12) di Jakarta.

Bambang menilai penggunaan telepon seluler saat ini lebih siap. Dengan aplikasi ini, ponsel bisa berfungsi sebagai penyimpan uang digital (mobile wallet), yaitu dengan mengombinasikan aplikasi layanan pesan singkat (SMS) dan unstructured supplementary service data (USSD), seperti halnya ketika mengecek saldo.

Sistem online ini merupakan evolusi dari layanan mobile banking. Pada layanan m-banking ini, ponsel bisa digunakan untuk melakukan berbagai transaksi perbankan sejak tahun 2000, mulai dari hanya satu bank dan sekarang sudah berkembang menjadi 35 bank.

Adapun sistem offline menggunakan cip radio frequency identification device atau RFID, baik dalam bentuk kartu maupun hanya berbentuk stiker. "Stiker bisa ditempelkan pada bagian dalam penutup baterai sehingga ponsel bisa digunakan secara online maupun offline," kata Suryo Hadiyanto, Manager Corporate Communications PT Telkomsel.

"Untuk penggunaan kartu, saat ini belum ada terminal pembaca yang memiliki spesifikasi teknis yang mampu memberikan kenyamanan bagi pelanggan," ujar Bambang. Artinya, jika banyak perusahaan mengeluarkan kartu, pengguna dikhawatirkan akan membawa banyak kartu sehingga dompet menjadi lebih tebal.

Selain itu, sekarang ini setiap kartu yang dikeluarkan sebuah perusahaan masing-masing memerlukan perangkat pembaca sendiri-sendiri, sekalipun saat ini pihak BI sedang mengusahakan agar satu perangkat pembaca bisa membaca berbagai kartu.

Kelebihan RFID terutama adalah untuk aplikasi pada jenis transaksi cepat, seperti pembayaran untuk jalan tol yang otomatis, pembayaran parkir, dan layanan cepat saji yang ramai.

Di kawasan Asia saja, seperti Hongkong, sudah digunakan Octopus Card sejak 1997 yang menggunakan teknologi RFID. Semula, layanan ini hanya digunakan untuk membayar pada angkutan massal, kemudian berkembang menjadi alat untuk membeli barang pada mesin penjaja, restoran cepat saji, dan pasar swalayan.

Di Singapura digunakan RFID pasif yang dikenal dengan nama kartu EZ-link. Layanan ini digunakan untuk membayar tarif transportasi bus dan kereta api, sedangkan untuk tol digunakan CashCard (RFID aktif). Malaysia juga melakukan hal yang sama untuk kereta api dan bahkan negeri jiran ini mengaplikasikan RFID untuk paspor warga negaranya.

Demikian pula kota seperti Seoul, Korea Selatan, sudah menggunakan kartu T-money untuk pembayaran transportasi umum sejak 1996. Jepang menggunakan super urban intelligent card (SUICa) untuk pembayaran transportasi kereta api.

RFID meluas

Secara umum, kartu RFID ada tiga jenis, berupa RFID pasif, semipasif, dan aktif. Disebut pasif karena tidak membutuhkan sumber tenaga secara khusus, menjadi aktif ketika pembaca RFID berada dekat dan memberikan tenaga listrik, sedangkan semipasif dan aktif memiliki sumber daya khusus, biasanya berupa baterai kecil.

Untuk penggunaan yang lama, seperti kartu pengenal, kartu absensi, dan pengaman barang lebih disukai jenis pasif. Sekalipun tidak memiliki baterai di dalam, arus listrik akan timbul manakala kartu didekatkan dengan pembaca RFID.

Pembaca RFID mengeluarkan sinyal gelombang radio yang menginduksi antena pada kartu RFID. Arus akibat induksi ini cukup untuk menghidupkan rangkaian terintegrasi (IC) jenis CMOS sehingga memberikan respons berupa pancaran gelombang radio.

Ini berarti antena dirancang baik untuk bisa mengumpulkan energi listrik maupun untuk mentransmisikan gelombang radio. Respons berupa nomor identifikasi yang tersimpan dalam cip umumnya cip yang bisa ditulisi EEPROM untuk menyimpan data.

Kesederhanaan jenis RFID pasif adalah rancangannya sehingga proses pembuatannya bisa melalui proses printing, termasuk bagian antena. Karena tidak ada baterai di dalamnya, bentuknya juga bisa dibuat menjadi sangat kecil sehingga bisa ditanam dalam kertas, stiker, atau bahkan di bawah kulit makhluk hidup (termasuk manusia).

Hitachi, sebuah perusahaan Jepang, pada Februari 2007 memperkenalkan RFID terkecil yang berukuran hanya 0,05 mm x 0,05 mm (tanpa antena). Hitachi u-chip ini mampu mentransmisikan nomor ID unik 128 bit. Prestasi ini merupakan perbaikan RFID pasif sebesar 0,15 mm x 0,15 mm setebal 7,5 mikrometer setahun sebelumnya.

Kelemahan dari semua jenis RFID terutama adalah pada antena yang bentuknya sekitar 80 kali lebih besar dari cipnya sendiri. Padahal, antena (dan pilihan frekuensi) menentukan seberapa jauh RFID bisa memancarkan frekuensi radio, biasanya paling jauh hanya 10 cm, selain ada juga yang bisa sampai beberapa meter.

Sedangkan untuk RFID aktif bisa sampai 500 meter sehingga banyak digunakan untuk pembayaran tol secara otomatis tanpa harus membuka kaca jendela.

Terkait dengan penggunaan frekuensi radio, penerapan RFID juga tidak lepas dari aturan itu. Hanya pada frekuensi rendah (LF) 123-134,2 kHz dan 140-148,5 kHz, maupun frekuensi tinggi (13,56 MHz), RFID bisa digunakan secara bebas tanpa perlu lisensi atau izin. Adapun pada frekuensi ultratinggi (UHF), dari 868 MHz sampai 928 MHz, tidak bisa digunakan secara global karena tidak ada standar tunggal global pada rentang frekuensi itu.

Sumber : KCM
Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment
Google
 

April 19, 2008

MOTO W230 dan W362, Ponsel Musik Andalan Terbaru Motorola

 
Moto W362
Moto W362
Motorola kembali mengumumkan tersedianya ponsel MOTO W230 dan W362 di Indonesia. Ponsel baru ini menunjukkan komitmen Motorola untuk memberikan pengalaman berkomunikasi mobile bagi semua orang, serta memastikan setiap orang dapat memiliki ponsel dan terhubung dengan orang yang mereka sayangi serta teman kerja. Ponsel yang trendi dengan harga kompetitif ini memiliki desain ergonomis khas Motorola, fitur musik dan daya tahan baterai yang lama; serangkaian fitur dan fungsi yang memberikan nilai lebih.

”Model baru dari Motorola ini adalah pilihan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin membeli ponsel pertama atau mencoba ponsel musik untuk pertama kalinya, Tanpa mengorbankan bentuk maupun fungsi, model baru ini memberikan nilai yang tiada duanya” ujar Robert van Tilburg, Presiden Direktur, Mobile Devices Business, Motorola Indonesia.

Motorola W230 : All your tunes, All the time

W230 memiliki fitur-fitur yang melebihi fitur dasar ponsel dengan berbagai cara untuk menikmati musik dan dapat tetap terhubung. Satu tombol musik khusus mengaktifkan audio player digital terintegrasi yang mendukung MP3 dan format musik lainnya. Lagu-lagu favorit dapat disimpan dengan menggunakan removable memory card MicroSD berkapasitas 2GB.

Selain itu, pengguna memiliki akses untuk mendapat musik dan berita secara gratis melalui radio FM dengan Radio Data System (RDS)1 terintegrasi yang menampilkan nama artis, judul dan jenis lagu yang diputar di radio. Pengguna juga dapat merekam klip radio FM untuk digunakan sebagai alarm, berbagi stasiun radio favorit dengan teman-teman melalui pesan teks2 dan mendengarkannya melalui headphone atau speaker.

Ponsel ini menawarkan fitur telepon terkini selain fitur musik, yang meliputi teknologi CrystalTalk" Motorola untuk membantu mengurangi noise. Waktu bicara hingga sembilan jam3, kemampuan untuk menyimpan sampai 500 pesan teks dan kontak telepon, satu akses klik untuk membuat pesan teks dan kemampuan untuk mengakses Web tergabung dalam satu perangkat untuk memberikan serangkaian fitur lengkap dengan nilai lebih.

W230 memadukan nilai dan style dalam desain candybar yang menarik dan ramping. Ponsel ini tersedia dalam warna faceplate yang dapat diganti: licorice/silver, dan abu-abu titanium/mandarin. Keypad dan display warna yang lebar sangat mudah dioperasikan, sementara desainnya yang ramping terasa pas dalam saku kamu.

Motorola W362: Movin' to the beat

Motorola W362 menawarkan tampilan yang ramping dengan kemudahan berkomunikasi mobile untuk individu yang sangat enerjik dan trendi. Dengan ketebalan hanya 11,9 milimeter, desain trend-setting yang diilhami oleh MOTOSLVR" terlihat elegan dan sempurna bagi mereka yang suka tampil modern. Dapat dimasukkan dan dikeluarkan dari saku kamu dengan mudah, W362 mudah untuk diakses dengan berat hanya 98 gram dan harga terjangkau sehingga tidak akan memberatkan kamu.

Dengarkan campuran musik terbaik, berita, updates, top hit, talk show, berita mengenai lalulintas dan cuaca melalui radio FM. Mencari gelombang radio sangat mudah dengan menggunakan preset stasiun radio dan opsi pencarian stasiun dengan sekali sentuh. Pendengar dapat menikmati suara stereo berkualitas melalui headset atau speaker saat dalam perjalanan.

Moto W230 Licorice
Moto W230 Licorice
Kreativitas menjadi tidak terbatas dengan W362. Memori internal hingga lima megabyte3 membebaskan sisi kreatif kamu, menyisakan banyak ruang untuk media creation, games, download, dan penyimpanan. Dengan kamera VGA terintegrasi dengan 4x zoom dan pengaturan Choice Photo Capture, kamu tidak akan memerlukan kamera digital.

Jika kamu ingin memindahkan semua foto favoritmu ke komputer, kamu hanya perlu memindahkankannya melalui USB dengan menggunakan Motorola Mobile PhoneTools dan kabel USB. Personalisasikan W362 dan jadikan ponsel ini milikmu seutuhnya dengan men-download nada dering MP3, screensaver dan wallpaper¹ yang sesuai seleramu sehingga saat kamu mengangkat telepon atau mendengarnya berdering dari dalam ruangan, kamu mengenalinya sebagai telepon kamu. (Rileks.com)
Tag:

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine