JAKARTA - HAIER Mobile bersama Telkomsel meluncurkan program bundling penjualan produk seri terbaru HaierZ1600i dan M201 dengan kartu As yang bertajuk Paket Meriah. Program ini hanya berlaku 3 bulan mulai 1 Oktober-31 Desember 2007.
"Biasanya menjelang Lebaran kebutuhan komunikasi meningkat tajam. Kami berharap Paket bundling ini dapat menjadi kado pilihan bagi para pelanggan,” kata Manager Retail Management Telkomsel Hasan Kurdi.
Hal senada diungkapkan General Manager PT Haier Telecom Indonesia Sentot Andalas yang menyambut baik kerja sama tersbeut. Menurut dia, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah lebih (added value) bagi para konsumen untuk mendapat paket ponsel Haier Mobile dan kartu perdana kartu As dengan harga yang kompetitif.
Kendati belum genap satu tahun beroperasi di Indonesia, lanjut dia, Haier Mobile sudah berhasil menggandeng sejumlah operator telekomunikasi ternama. ”Ini menunjukkan bahwa kami sangat serius menggarap potensi pasar di sini,” katanya. Sebelumnya, Haier telah bekerja sama dengan Telkom Fleksi, esia, dan smart telecom. (whisnu bagus/sindo/mbs)
Sumber : Okezone
No Tags
Filed under Haier by Kaka
JAKARTA - Setelah diramaikan Bakrie Telecom dan Telkom, tiga operator besar ikutan daftar memperebutkan tender universal service obligation (USO). Indosat, Telkomsel dan XL.
Sampai 27 September 2007 kemarin, tercatat 34 perusahaan telah mendaftarkan diri pada prakualifikasi USO. Seluruh peserta memperebutkan 11 blok Wilayah Pelayanan Universal Telekomunikasi (WPUT). Dalam rilis yang terdapat di situs resmi Postel, Jumat (28/9/2007) dijelaskan bahwa pada tanggal 25 September 2007 PT AJN Solusindo hanya mengambil 9 Blok WPUT namun pada hari berikutnya minat PT AJN berubah dengan menambah 2 blok lagi sehingga seluruh Blok WPUT telah diminatinya untuk didaftarkan.
"Perlu ditekankan bahwa para pendaftar harus mencermati persyaratan-persyaratan untuk mengikuti prakualifikasi secara sunggu-sungguh. Jangan sampai terjadi pengunduran diri sewaktu-waktu walau keputusan untuk mundur adalah hak setiap calon peserta," ujar Gatot S. Dewabroto selaku Kepala Bagian Umum dan Humas Ditjen Postel.
Pendaftaran penyelenggaraan USO ini digelar sampai 2 Oktober 2007 dan terbuka bagi perusahaan mana saja yang memiliki izin penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia. (sar)
Telkom dan Bakrie Ikut Seleksi USO
JAKARTA - Setelah memenangkan SLI, Bakrie Telecom langsung pede mengikuti tender-tender lainnya. Kali ini untuk tender universal service obligation (USO).
Sejak awal tender ini dibuka, Postel baru menerima empat perusahaan yang mendaftar, yaitu Telkom, PSN, CSM, dan Powertel. Baru beberapa hari kemudian Bakrie menyatakan keikutsertaannya diikuti perusahaan lain yang menyusul mendaftarkan diri.
Bakrie akan berkompetisi dengan Telkom dan 10 perusahaan telekomunikasi lainnya untuk memperebutkan izin penyediaan sarana telekomunikasi untuk pedesaan. Termasuk di antaranya adalah internet dan wi-max. Bakrie dan Telkom sangat optimistis dengan kemenangan di depan mata, mengingat keduanya telah memiliki izin SLI yang berarti pula infrastruktur memadai untuk pengadaan jaringan ataupun backbone internet maupun telekomunikasi. Bahkan kesediaan mereka yang telah bergabung dengan konsorsium Palapa Ring.
Sedangkan 9 perusahaan lainnya dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan internet. Termasuk CSM dan PSN yang telah didukung dengan infrastruktur jaringan via satelit. Artinya infrastruktur tersebut juga cukup untuk mengadakan layanan jaringan telekomunikasi.
Saat ini total perusahaan yag telah mendaftar berjumlah 11 perusahaan. Selain Bakrie, Telkom, CSM dan PSN, juga terdapat Powertel, Corbec Comm, Tangara Mitracom, JAsnita Telekomindo, Indointernet, Indopratama Teleglobal, dan Horizon Telekomunikasi.
Menurut Gatot S Dewabroto, Kepala Humas dan Umum Ditjen Postel, melalui rilis dalam situs resminya, Rabu (26/9/2007), menyatakan bahwa jumlah perusahaan yang mendaftar diperkirakan akan terus meningkat karena waktu pendaftaran akan berakhir sampai 2 Oktober mendatang. (mbs)
Oleh : Sarie Novian
Sumber : Okezone
No Tags
Sukses dengan layanan *123# pada Idul Fitri 1428 H, Telkomsel kembali mengembangkan layanan serupa untuk musim haji 2007. Paling tidak ada 286 juta hits pada layanan TelkomselSiaga *123#. Bagaimana dengan LayananHaji *123#?
"Sebagaimana TelkomselSiaga, fokus kami pada layanan kepada pelanggan, bukan pada berapa yang akan memanfaatkan layanan ini," kata Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda Suriahardja. Namun ia mengakui akan banyak pelanggan Telkomsel yang memanfaatkan layanan ini, baik di Arab Saudi maupun di Indonesia.
LayananHaji *123# berbasis user menu browser (UMB) interaktif menawarkan berbagai layanan seputar haji. Menu Browser ini menyajikan beragam kebutuhan haji (mulai dari info keberangkatan, selama ibadah, sampai pulang) lewat menu-menu seperti : Info embarkasi, (asrama haji, keberangkatan, kedatangan, jemaah), Info haji (berita terkini, aktivitas jemaah, cuaca, kurs, waktu sholat), dan Tuntunan haji (fiqih umroh dan haji, amalan, doa, ziarah).
Di samping itu menu haji ini juga menyediakan info lain seperti: Info direktori (Dakker, Maktab, kargo, hotel, rumah sakit, restoran, tempat belanja), Tip sehat (persiapan, selama haji, dan pulang), NSP dan konten (NSP Islami, polytones, true tones, picture, doa haji, mms, kuis), serta Telkomsel haji (posko dan rezeki haji) termasuk tarif berkomunikasi.
Kiskenda berharap layanan haji ini bisa menjadi personal assistance, " Layaknya teman pintar yang selalu ada bersama anda dimanapun baik di Tanah Suci maupun Tanah Air." ungkap Kiskenda. Telkomsel disebutnya terus mengembangkan layanan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. "Telkomsel terus berupaya menghadirkan nilai tambah pada layanan haji Telkomsel. Tahun lalu dari sekitar 200 ribu jemaah haji baik yang berponsel maupun yang tidak, sekitar 50 ribu merupakan pelanggan Telkomsel," ujarnya.
Layanan Haji sekaligus melengkapi layanan haji Telkomsel sebelumnya yakni video call, konter pelayanan pelanggan di Tanah Suci dan call center berbahasa Indonesia, serta kenyamanan komunikasi international roaming di seluruh wilayah Arab Saudi bekerjasama operator Al Jawwal dan Mobily.
Ia menambahkan beragam layanan bagi jamaah haji dihadirkan sebagai upaya memberikan kenyamanan komunikasi pelanggan di Tanah Suci sekaligus wujud tanggung jawab kami sebagai service leader industri selular Indonesia. "Kehadiran ragam layanan ini juga tentunya menjadikan musim haji tahun ini terasa lebih spesial. Misalnya pada saat-saat senggang, pelanggan bisa menggunakan video call untuk mengobati rindu sekaligus berbagi suasana berhaji dan berbagai lokasi religius yang ada di Tanah Suci", papar Kiskenda.
Manager Corporate Communication Suryo Hadiyanto untuk pelanggan Telkomsel akan dilayani dua operator setempat yakni Al-Jawwal dan Mobily. Oleh karena itu pelangga diimbau untuk memilih dua operator tersebut. "Kami membelakukan tarif khusus," katanya.
Untuk menerima panggilan dari Indonesia berlaku tarif flat Rp 4 ribu per menit untuk pelanggan KartuHalo dan Simpati Rp 5.500 per menit. Untuk komunikasi hemat disarankan berkomunikasi menggunakan operator Mobily dari Sabtu-Kamis pukul 21.00-07.00 dan Jumat/hari libur dengan tarif Rp 8.350 per menit untuk pelanggan KartuHalo, atau menggunakan SMS Rp 2.000 per SMS. Untuk pelanggan Simpati menggunakan cara call UCB dengan tarif Rp. 13.100/menit, yakni *131*+#). Contoh : *131*+62215240811#. Untuk menggunakan SMS dengan tarif Rp.3.500/sms. (tar)
Sumber : Republika Online
Tags: Layanan Haji, Operator Seluler, Republika Online
Sediakan Sistem Pentarifan Konvergen
JAKARTA - Telkomsel mengadakan kesepakatan kerja sama dengan penyedia jaringan Nokia Siemens (NSN) dalam implementasi sistem pentarifan (billing) online secara konvergen.
NSN akan membantu Telkomsel dengan solusi pentarifan secara konvergen yang diberi nama charge@once premium, yang mensupport layanan voice dan data sekaligus. Kontrak yang mereka setujui juga memungkinkan Telkomsel untuk menambah kapasitas pentarifan dari 38 juta pelanggan dengan jumlah tambahan pelanggan sekira 10,5 juta.
Statistik seluler dunia mendata bahwa Telkomsel merupakan operator seluler terbesar di Indonesia dengan penguasaan lebih dari 56 persen dari keseluruhan jumlah pelanggan seluler. Pertengahan tahun ini Telkomsel berhasil meraih jumlah pelanggan sekira 43 juta dengan mayoritas terdiri dari pelanggan prabayar yang berjumlah 38 juta.
"Kami menghargai para pelanggan kami dan ingin memberikan kebebasan kepada mereka untuk memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Solusi pentarifan yang ditawarkan NSN mampu memberikan perbedaan layanan kami dengan yang lain," ujar VP Informasi dan Teknologi, Arman Hazairin, seperti dilansir Cellular News, Rabu (31/10/2007).
Kerja sama tersebut juga mengharuskan NSN menyediakan implementasi layanan, instalasi, integrasi telekomunikasi, supervisi dan dukungan aktivitas dalam proyek tersebut kepada Telkomsel. (sar)
Telkomsel - Operator Dengan Pertumbuhan Tercepat di Asia Pasifik
CHINA - Lebih dari 16 operator di Asia Pasifik telah memberikan kontribusi pertumbuhan pelanggan dan penetrasi mobile seluler yang cukup pesat. Telkomsel masuk di urutan ke empat.
Dilansir Cellular News, Minggu (14/10/2007), posisi pertama diduduki oleh operator-operator telekomunikasi asal China dengan jumlah pertumbuhan pelanggan sebesar 58,6 juta setiap tahunnya. Bahkan sekira 75 juta pelanggan baru didapat setiap tahunnya dari operator asal negeri tirai bambu ini. Tentunya dengan pembagian lebih dari 16,55 juta dikontribusi oleh China Unicom.
Posisi kedua dimiliki oleh Bharti India yang berhasil menambahkan koneksi seluler sekira 20 juta sambungan pada waktu yang sama. Bahkan operator India lainnya berhasil menduduki posisi 10 besar yang tergolong memiliki pertumbuhan pelanggan yang cukup pesat.
Telkomsel ternyata mampu menduduki posisi ke empat dalam daftar operator dengan pertumbuhan tercepat. Hal ini dikarenakan Telkomsel telah berhasil menambahkan sekira 13 juta sambungan selama satu tahun ini. Bahkan prestasi Telkomsel ini mampu menduduki posisi ke sepuluh untuk peringkat dunia.
Posisi lainnya banyak diisi oleh operator asal India dan Pakistan. (sar)
Sarie Novian - Okezone
No Tags
Surabaya (ANTARA News) - Operator seluler PT Telkomsel meluncurkan layanan "video surveilance", sebuah layanan komunikasi berteknologi generasi ketiga (3G) berbasis "video call", yang dapat membantu memantau kepadatan lalu lintas di kawasan luapan lumpur Porong, Sidoarjo, Jatim, melalui akses 3606.
Vice Presdient Telkomsel Area Jawa Bali Nusra, Irfandi Firmansyah saat peluncuran, di Surabaya, Jumat, mengatakan, peluncuran layanan tersebut berangkar dari keinginan masyarakat untuk bisa memantau situasi lalulintas di Porong yang merupakan jalur utama sekitar luapan lumpur Lapindo.
"Karena itu, kami menghadirkan layanan `video surveilance` sebagai solusi atas kebutuhan tersebut," kata Irfandi.
Dengan fasilitas layanan tersebut maka masyarakat melalui telepon seluler dengan fasilitas 3G yang dimiliki bisa mengakses layanan video secara "live" tingkat kepadatan lalulintas di Porong.
Layanan "video surveilance" itu bisa diakses oleh seluruh pelanggan 3G Telkomsel di seluruh Indonesia dengan cukup menekan nomor 3606 langsung dari telepon seluler pelanggan.
Selain sebagai pemantau keadaan suatu lokasi seperti kondisi lalulintas di Porong, layanan 3G "video surveilance" kedepan juga akan dikembangkan sebagai sarana promosi pariwisata daerah.
Dengan demikian, calon wisatawan pengguna 3G di seluruh Indonesia, bahkan dunia, bisa melihat secara langsung keindahan lokasi wisata di Indonesia langsung dari pesawat telepon yang dimiliki.
Telkomsel kini telah menggelar 1.500 node B (Base Transceiver Station untuk 3G) di berbagai kota di Indonesia yang bisa difungsikan sebagai video surveilance. Jumlah pelanggan 3G Telkomsel seluruh Indonesia kini mencapai 3,25 juta.
Selain peluncuran layanan pantauan lalulintas di Porong, dalam kesempatan itu juga diluncurkan Akses Jaring Hari Raya melalui nomor 3439. Layanan itu merupakan hasil kerja sama Telkomsel dengan Stasiun Radio Swasta "Suara Surabaya".(*)
No Tags